Persiapan dan Sosialisasi Final Jelang Pembatasan Operasi MRT Jakarta

Persiapan dan Sosialisasi Final Jelang Pembatasan Operasi MRT Jakarta

SIARAN PERS
Untuk diterbitkan segera

Persiapan dan Sosialisasi Final Jelang Pembatasan Operasi MRT Jakarta

Jakarta, 22 Maret 2020. Sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona COVID-19, Pagi (22/3) tadi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan disinfeksi serentak fasilitas umum di beberapa wilayah DKI Jakarta, salah satunya stasiun MRT Jakarta. Personel gabungan baik dari Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Satpol PP, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Dinas Perhubungan, dan PPSU terlibat dalam kegiatan ini.

Sabtu (21/3) lalu, tercatat jumlah penumpang MRT Jakarta sebanyak 7000 penumpang, atau hanya sekitar 7% dari rata-rata jumlah penumpang harian dalam kondisi normal yang berkisar 100 ribu penumpang per hari. Kondisi ini menggambarkan penurunan yang sangat signifikan dari monilitas masyarakat menggunakan MRT Jakarta. Penurunan ini sejalan dengan imbauan Pemerintah kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Untuk mendukunv imbauan Pemerintah tersebut, PT MRT Jakarta (Perseroda) menetapkan perubahan jam operasional MRT Jakarta dari 06.00 WIB sampai dengan 20.00 WIB yang akan diterapkan mulai besok Senin 23 Maret 2020, sesuai dengan Imbauan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam Pembatasan Sektor Transportasi Publik di DKI Jakarta untuk mencegah penyebaran virus corona COVID-19.

Sementara itu, selain adanya dampak terhadap kebijakan operasional MRT Jakarta, hal ini juga berdampak pada perkembangan konstruksi MRT Jakarta Fase 2 yang direncanakan akan mulai pada Maret 2020 ini. Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta (Perseroda), Silvia Halim, mengatakan bahwa pekerjaan utama untuk Fase 2 MRT Jakarta saat ini adalah aktifitas desain yang dapat tetap dilakukan secara jarak jauh dengan skema Work From Home. “Untuk pekerjaan fisik masih sangat minim dilakukan, hanya sebatas penyelidikan tanah (soil investigation) saja, yang mana melibatkan jumlah pekerja dan pengawas yang sangat minim,” ujar ia. “Pekerjaan ini pun dilakukan dengan mitigasi measures untuk memonitor kondisi kesehatan para pekerja atau pengawas dengan mengacu kepada Protokol Pencegahan COVID-19 di Proyek Konstruksi yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR,” lanjut ia.

Sebagai bagian dari upaya bersama menekan laju penyebaran COVID-19, PT MRT Jakarta (Perseroda) juga akan tetap menerapkan protokol pencegahan penyebaran virus corona COVID-19 di lingkungan MRT Jakarta, seperti pemeriksaan suhu tubuh calon penumpang, penyediaan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) di seluruh stasiun, serta mengimbau masyrakat untuk senantiasa menjaga kesehatan dan kebersihan diri dengan rutin mencuci tangan, membatasi bepergian hanya untuk kebutuhan mendesak, selalu terapkan physical distancing dengan menjaga jarak antar penumpang minimal 1 meter saat duduk dan berdiri, dan kenakan masker jika dalam kondisi kurang sehat/sakit.

***

Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta
Muhamad Kamaluddin

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:
PT MRT Jakarta
Corporate Secretary Division Head di [email protected]; 0812 1096 0282 | Situs web: www.jakartamrt.co.id | Facebook: facebook.com/jakartamrt | Twitter: @mrtjakarta | Instagram: @mrtjkt

Download “Persiapan dan Sosialisasi Final Jelang Pembatasan Operasi MRT Jakarta” SIARAN-PERS-Persiapan-dan-Sosialisasi-Final-Jelang-Pembatasan-Operasi-MRT-Jakarta.pdf – Downloaded 14 times – 256 KB