Siaran Pers: Perubahan Kebijakan Operasional MRT Jakarta dalam Penerapan Kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI Jakarta

Siaran Pers: Perubahan Kebijakan Operasional MRT Jakarta dalam Penerapan Kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI Jakarta

SIARAN PERS
Untuk diterbitkan segera

Perubahan Kebijakan Operasional MRT Jakarta dalam Penerapan Kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI Jakarta

Jakarta, 14September2020. Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Nomor 156 tahun 2020 tentang petunjuk teknis pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar bidang transportasiyang telah ditetapkan 11 September 2020 lalu, PT MRT Jakarta (Perseroda) akan melakukan sejumlah penyesuaian terhadap layananoperasionalnya, mulai dari kapasitas angkut hingga waktu operasional. Berikut penyesuaian tersebut:

  1. Jumlah maksimal pengguna jasa per kereta: 60 orang.
  2. Waktu operasional:
    • 14—16 September:05.00—22.00 WIB dengan selang waktu keberangkatan kereta di hari kerja setiap lima menit padajamsibuk (07.00—09.00 dan 17.00—19.00) dan setiap 10 menit di luar jamsibuk, dan waktu keberangkatan kereta di akhir pekan setiap 10 menit;
    • 17—20 September:05.00—20.00 WIB dengan selang waktu keberangkatan kereta setiap 10 menit pada hari kerja dan akhir pekan; dan
    • 21 September sampai waktu yang akan ditentukan kemudian:05.00—19.00 dengan selang waktu keberangkatan setiap 10 menit baik pada hari kerja maupun akhir pekan.

“Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Nomor 156 tahun 2020 tentang petunjuk teknis pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar bidang transportasi, PT MRT Jakarta (Perseroda) akan melakukan sejumlah penyesuaian terhadap layanan operasionalnya, mulai dari kapasitas angkut hingga waktu operasional,” ungkap Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) William Sabandar. “Penyesuaian tersebut meliputi maksimal 60 orang per kereta, yang tadinya 62—67 orang per kereta dan perubahan waktu layanan operasional dari pukul 5 pagi sampai dengan 8 malam pada tanggal 17—20 September dengan headway 10 menit, serta dari pukul 5 pagi hingga 7 malam pada tanggal 21 September sampai waktu yang akan ditentukan kemudian dengan headway juga setiap 10 menit,” jelas ia. “Di luar itu, penerapan protokol kesehatan dengan ketat tetap akan kami laksanakan seperti biasa,” tambah ia.

PT MRT Jakarta (Perseroda) telah menerapkan protokol kesehatan yang selama ini telah dilaksanakan seperti pemeriksaan suhu tubuh, mewajibkan pemakaianmasker bagi pengguna MRT Jakarta, dan selalu mengedukasi pengguna untuk selalu menjaga jarak, rajin mencuci tangan, serta tidak berbicara, baik satu atau dua arah, selama di dalam kereta dan area peron stasiun. PT MRT Jakarta (Perseroda) juga senantiasa membersihkan dan melakukan disinfeksi secara rutin dan menyeluruh fasilitas stasiun dan kereta Ratangga sehingga pengguna MRT Jakarta yang masih harus berpergiandapat merasa aman dan nyaman dalam menggunakan MRT Jakarta.

***

Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta
Muhamad Kamaluddin

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:PT MRT JakartaCorporate Secretary Division Head [email protected]; 0812 1096 0282 |Situs web: www.jakartamrt.co.id| Facebook: facebook.com/jakartamrt | Twitter: @mrtjakarta | Instagram: @mrtjkt

Download “Siaran Pers: Perubahan Kebijakan Operasional MRT Jakarta dalam Penerapan Kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI Jakarta” SIARAN-PERS-Perubahan-Kebijakan-Operasional-MRT-Jakarta-dalam-Penerapan-Kembali-Pembatasan-Sosial-Berskala-Besar-PSBB-DKI-Jakarta_140920.pdf – Downloaded 1 time – 160 KB